Memberikan segala informasi, tips dan tutorial tentang semua cabang olahraga.

Tuesday, October 11, 2016

Sejarah organisasi induk PRSI persatuan renang seluruh Indonesia

Sejarah organisasi induk PRSI persatuan renang seluruh Indonesia. PRSI atau Persatuan Renang Seluruh Indonesia adalah induk organisasi yang mengatur berbagai kegiatan olahara renang di Indonesia. PRSI telah berdiri sejak 21 maret 1951 di Jakarta, yang pada waktu itu Prof. dr. Poerwo Soedarmo dijadikan ketua umum PRSI yang pertama.
http://43sports.blogspot.com/2016/10/sejarah-organisasi-induk-prsi.html

Sejarah induk organisasi renang Indonesia PRSI
Sebelum kemerdekaan, sebenarnya Indonesia sudah mempunyai beberapa kolam renang yang baik dan indah, namun kolam tersebut hanya diperuntukkan bagi para penjajah dan para bangsawan saja. Salah satunya adalah kolam renang Cihampelas di Bandung yang telah didirikan pada tahun 1904.
Pertama-tama berdiri sebuah organisasi yang bernama Perserikatan Berenang Bandung atau Bandungse Zwembond, yang didirikan pada tahun 1917. Perserikatan ini membawahi 7 perkumpulan renang di lingkungan sekolah, seperti MULO, OSVIA, dan KWEEKSCHOOL.  Pada tahun yang sama didirikan juga perkumpulan-perkumpulan berenang di Surabaya dan Jakarta.
Setelah itu berdiri Perserikatan Berenang Jawa Barat atau West Java Zwembond. Kemudian pada tahun 1927 berdiri juga Perserikatan Berenang Jawa Timur atau Oost Java Zwembond yang beranggotakan kota-kota seperti: Surabaya, Pasuruan, Malang, Blitar, dan Lumajang. Sejak saat itu juga telah diadakan pertandingan olahraga renang antar daerah.
Pada tahun 1940, Nederlands Indishce Zwembond atau NIZB sudah beranggotakan 1200 perenang. Pada tahun 1943-1945 ketika zaman pendudukan Jepang, bangsa Indonesia memiliki kesempatan semakin besar dalam olahraga renang ini. Karena pada waktu itu pemerintahan pendudukan Jepang membuka semua kolam renang yang ada di tanah air untuk masyarakat umum. Namun pada tahun 1945, perkembangan olahraga renang di tanah air menurun, hal itu disebabkan karena bangsa Indonesia sedang dalam kancah perjuangan melawan para penjajah.
Hingga tanggal 20 maret 1951, dunia olahraga renang Indonesia berada di bawah pimpinan Zwembond Voor Indonesia (ZBVI). Dan pada tanggal 21 maret 1951, berdirilah Persatuan Berenang Seluruh Indonesia atau yang disingkat PBSI. Kongresnya yang pertama diselenggarakan di Jakarta, dan berhasil mengukuhkan Prof. dr. Poerwo Soedarmo sebagai ketua PBSI yang pertama dengan dibantu wakil ketua, sekretaris, bendahara dan komisi teknik.
Dan pada tahun 1952, PBSI resmi menjadi anggota dari Federasi Renang Dunia - Fédération Internationale de Natation (FINA) dan International Olympic Committee (IOC). Hingga tahun 1952 telah terdaftar sebanyak 29 perkumpulan yang tergabung dalam PBSI. Kemudian oleh karena itulah didirikan top-top organisasi olahraga berenang di tingkat daerah.
Kongres PBSI ke II diselenggarakan di Bandung pada tahun 1954, dimana pada saat itu menghasilkan susunan pengurus yang di ketua oleh D. Seoprajogi, dan ditambah lagi satu sekretaris, bendahara, dan 3 komisi teknik.
Kongres PBSI yang ke III diselenggarakan di Cirebon, di kongres ini terpilih pengurusan dengan posisi ketua tetap dijabat oleh D. Soeprajogi, dan ditambah 3 pengurus lainnya.
Kemudian kongres PBSI yang ke IV diselenggarakan di Makasar pada tahun 1957, pada kongres ini telah menghasilkan beberapa keputusan, diantaranya seperti memilih susunan kepengurusan yang baru dengan ketua D. Soeprajogi. Kemudian atas permintaan dari peserta kongres, istilah persatuan dalam singkatan PBSI, diganti menjadi perserikatan. Dengan demikian kepanjangan dari PBSI menjadi Perserikatan Berenang Seluruh Indonesia. Pada tahun 1959 diadakan Kejuaraan Renang Nasional. Kejuaraan ini untuk pertama kalinya mengadakan pemisahan antara senior dan junior di Malang, Jawa Timur.
Pada kongres PBSI yang ke V disamping memilih kepengurusan baru dengan ketua yang tetap dipegang oleh D. Soeprajogi, kongres ini juga telah mengubah nama PBSI (Perserikatan Berenang Seluruh Indonesia) menjadi PRSI (Perserikatan Renang Seluruh Indonesia). Perubahan nama ini timbul karena pertimbangan adanya 2 nama induk organisasi olahraga yang mempunyai singkatan yang sama yaitu PBSI. Selain digunakan dalam cabang olahraga renang, singkatan PBSI juga digunakan oleh induk organisasi badminton yaitu Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia.
Pada kongres di Malang Jawa Timur, D. Soeprajogi yang selaku ketua PRSI didampingi oleh 2 wakil ketua, 2 sekretaris, bendahara, pembantu umum serta komisi teknik dan 2 orang anggota.
Pada tahun 1962 kemajuan olahraga renang sudah berkembang semakin pesat, Indonesia berhasil menampilkan nama-nama besar seperti Mohammad Sukri dan Achmad Dimyati di bagian putera, sedangkan di bagian puteri seperti Iris, Lie Lan Hoa, Tobing, Eny Nuraeni dan masih banyak lagi.
PRSI kembali mengadakan kongres di Jakarta pada tahun 1963 dan berhasil menyusun kepengurusan baru dengan ketua umum tetap D. Soeprajogi. Keputusan lain yang dihasilkan dari kongres PRSI yang ke VI ini adalah mengubah kembali istilah Perserikatan menjadi Persatuan. Sehingga PRSI sekarang merupakan singkatan dari Persatuan Renang Seluruh Indonesia.
Meskipun secara falsafahnya olahraga itu tidak dapat dikait-kaitkan dengan politik, namun kenyataannya perkembangan politik di dalam negeri pada saat itu membawa pengaruh besar terhadap perkembangan dunia olahraga. Indonesia harus mengundurkan diri dari pesta olahraga GANEFO pada tahun 1963, dimana pada saat itu pesertanya ada beberapa negara yang memang belum menjadi anggota FINA. PRSI dalam hal ini mengambil langkah mengundurkan diri sebagai anggota FINA untuk menghindari kemungkinan adanya skorsing. Indonesia menjadi anggota FINA kembali pada tahun 1966. Pada tahun itu Indonesia juga ikut mengambil bagian dalam Asian Games ke V di Bangkok.
Pada tanggal 24-27 April 1968, musyawarah PRSI ke VII kembali berlansung. Salah satu keputusan yang dihasilkan adalah mengukuhkan kepengurusan baru PRSI dengan posisi ketua umum tetap dipercayakan pada D. Soeprajogi, ditambah dengan 2 orang ketua, 2 sekretaris, bendahara, serta panitia teknik yang terdiri atas tiga orang yang masing-masing untuk renang, polo air, dan loncat indah.
Demikianlah sejarah organisasi induk PRSI persatuan renang seluruh Indonesia. Semoga bermanfaat, baca juga “macam-macam gaya renang yang diperlombakan dalam olimpiade”.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Sejarah organisasi induk PRSI persatuan renang seluruh Indonesia

1 comments:

  1. Bandar Judi Bola, Live Casino, Agen Poker & Live Game Terbaru dan Terpercaya di Asianbola77
    Gampang Daftar, Gampang Main dan Gampang Menangnya..
    Link daftar : http://asianbola77.com/register
    Prediksi Jitu : http://asian77bola.com/
    BBM : DC8820C7
    1 USER ID UNTUK SEMUA PERMAINAN :
    - SPORTBOOK
    - LIVE CASINO
    - POKER
    - SLOT GAME
    - LIVE GAME

    Segera Bergabung Bersama Kami di Asianbola77
    Promo Menarik Dari Asianbola77
    - Minimal Deposit Rp 25.000
    - Minimal Withdraw Rp 50.000
    - BONUS NEW MEMBER SPORTBOOK 100%
    - BONUS DEPOSIT HAPPY HOUR 09:00 - 21:00 WIB
    - BONUS CASHBACK UP TO 15%
    - BONUS LIVECASINO UP TO 0,8%
    - BONUS ROLLINGAN POKER 0,3%
    - BONUS REFFERAL 2.5%
    Contact Us Now :
    ?? Wechat : Asianbola77
    ?? BBM : DC8820C7
    ?? Wa : +6281244043118
    ?? Line : Asianbola77

    ReplyDelete